BAGIKAN
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, saat menggelar pertemuan dengan Kepala Daerah se-BMR dan juga Panitia Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, saat menggelar pertemuan dengan Kepala Daerah se-BMR dan juga Panitia Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya
Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, saat menggelar pertemuan dengan Kepala Daerah se-BMR dan juga Panitia Pembentukan Provinsi Bolaang Mongondow Raya

Kotamobagu, portalmongondow.com – Segenap elemen warga Bolaang Mongondow Raya (BMR) yang telah berjuang hingga ‘berdarah-darah’ dalam beberapa tahun ke belakang, nampaknya masih harus mengelus dada dulu dalam melanjutkan perjuangan tersebut.

Pasalnya, oleh Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, perjuangan yang telah melewati proses sangat panjang dan melelahkan ini disebut harus dimulai dari awal lagi, alias main baru.

“Semua proses pemekaran, termasuk P-BMR harus main baru,” ungkap Gubernur.

Pernyataan mengejutkan itu sendiri, disampaikan Gubernur, di sela-sela diskusi bersama sejumlah Kepala Daerah se-BMR, dan juga Panitia Pembentukan Provinsi BMR (P3BMR), Sabtu (12/03), malam tadi, di kediaman Anggota DPR-RI asal BMR, Yasti Supredjo Mokoagow, Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur.

Menurut Gubernur, alasan kenapa perjuangan mewujudkan P-BMR harus dimulai dari awal lagi, yakni lantaran tidak tuntasnya pembahasan tentang Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh DPR-RI pada periode 2009-2014, yang lalu.

“DPR-RI periode kemarin itu tidak memutuskan Undang-undang tentang DOB. Dan karena tidak ada keputusan apapun, maka otomatis main baru, termasuk P-BMR. Sebab, DPR-RI periode baru tidak akan melanjutkan pembahasan yang tidak dituntaskan oleh DPR-RI periode sebelumnya,” tukasnya.

Namun demikian, Gubernur yang baru saja dilantik belum lama ini, menjamin jika pihaknya akan tetap berupaya untuk mengawal perjuangan masyarakat P-BMR, sekalipun harus menyesuaikan lagi dengan mekanisme yang baru.

“Jadi seperti itu ya, Bapak-bapak panitia P-BMR. Nanti disiapkan lagi berkasnya yang kemarin, dan akan kami kirim ke Kemendagri, sekaligus akan kami siapkan pengantar dari Pemerintah Provinsi. Ini penting, agar nanti ketika sudah ada pembahasan baik oleh Pemerintah maupun DPR-RI, maka berkas usulannya sudah siap untuk dimasukkan dalam pembahasan,” tandasnya.

Dalam diskusi itu sendiri, selain hadir Gubernur Olly Dondokambey yang didampingi Wakil Gubernur, Steven Kandouw, juga hadir sejumlah Kepala Daerah se-BMR, diantaranya, Walikota Kotamobagu, Ir Tatong Bara, Bupati Bolsel, Herson Mayulu, Wakil Bupati Bolmong, Yani R Tuuk, Anggota DPR-RI, Yasti Supredjo Mokoagow, Ketua DPRD Kotamobagu Hi Ahmad Sabir, serta sejumlah tokoh yang tergabung dalam P3BMR, diantaranya, Ketua P3BMR, Abdullah Mokoginta dan Ustadz kondang, Denny Mokodompit. (TR1)