BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) sampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bolmong tahun anggaran 2020.

Ranperda Perubahan APBD tersebut, disampaikan dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Deaerah (DPRD), pembicaraan tingkat I penyampaian Ranperda Perubahan APBD Tahun 2020, Rabu (07/10/2020).

“Secara garis besar saya akan menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Bolaang Mongondow tahun anggaran 2020,” ujar Yanny.

Yanny merinci, bahwa pendapatan daerah sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp 1.071.964.648.692,- setelah perubahan berkurang sebesar rp. 53.798.112.702,- atau berkurang 5,02% menjadi Rp 1.018.166.535.990,-

Pendapatan tersebut bersumber dari :

1. Pendapatan asli daerah sebelum perubahan dianggarkan sebesar rp. 56.304.584.597,- setelah perubahan berkurang sebesar rp. 2.265.207.465,- atau berkurang 4,02% menjadi rp. 54.039.377.132,-

2. Dana perimbangan sebelum perubahan dianggarkan sebesar rp. 773.986.336.000,- setelah perubahan berkurang sebesar Rp. 78.088.948.630,- atau berkurang 10,09% menjadi Rp. 695.897.387.370,-

3. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 241.673.728.095,- setelah perubahan bertambah sebesar Rp. 26.556.043.393,- atau bertambah 10,99% menjadi Rp. 268.229.771.488,-

Yanny menjelaskan, belanja daerah kabupaten bolaang mongondow pada tahun 2020 sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 1.095.686.970.934,- setelah perubahan berkurang sebesar Rp. 30.472.804.401,- atau berkurang 2,78% menjadi rp. 1.065.214.166.533,-

Komponen belanja daerah ini terdiri dari :

Belanja tidak langsung pada tahun 2020 sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 635.810.061.431,- setelah perubahan berkurang sebesar Rp. 7.826.058.729,- atau berkurang 1,23% menjadi Rp. 627.984.002.701,-

Belanja langsung yang merupakan penjabaran dari program dan kegiatan pembangunan daerah, pada tahun 2020 sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 459.876.909.503,- setelah perubahan berkurang sebesar Rp. 22.646.745.671,- atau berkurang sebesar 4,92% menjadi Rp. 437.230.163.831,-

Pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah, yaitu sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya atau silpa,

Sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 26.722.322.242,- setelah perubahan bertambah sebesar Rp. 26.707.256.179,- atau bertambah 99,94% menjadi Rp. 53.429.578.422,-

Pengeluaran pembiayaan daerah sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 3.000.000.000,- setelah perubahan bertambah sebesar Rp. 3.381.947.879,- atau bertambah 112,73% menjadi Rp. 6.381.947.879,-

Komponen pengeluaran pembiayaan daerah ini terdiri dari :

Penyertaan modal atau investasi pemerintah daerah sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 3.000.000.000,- setelah perubahan bertambah Rp. 1.500.000.000,- atau bertambah 50% menjadi Rp. 4.500.000.000,-

Pembayaran pokok hutang sebelum perubahan dianggarkan sebesar Rp. 0 setelah perubahan memperoleh ketambahan sebesar Rp. 1.881.947.879,-

Yanny menambahkan, bahwa Perubahan APBD Kabupaten Bolmong tahun anggaran 2020 yang telah disampaikan tadi, merupakan gambaran umum pelaksanaan Perubahan APBD tahun anggaran 2020, yang sesuai dengan perubahan Rencana Kerja Pembangunan Daerah atau RKPD Kabupaten tahun anggaran 2020.

Ia berharap, agar Ranperda perubahan APBD ini dapat dibahas dalam tahap selanjutnya. “Rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2020 ini, diharapkan dapat dibahas bersama oleh pihak legislatif dan pihak eksekutif,” tutupnya.