BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Mie Ojo merupakan salah satu kuliner khas Kotamobagu. Makanan ini terbilang sehat, karena menggunakan bahan alami dalam proses pembuatannya.

Seperti Mie Ojo Jelita, milik Jelita Sugeha, warga Kelurahan Motoboi Kecil, Kecamatan Kotamobagu Selatan.

Pilihan menu mie ojo dengan perpaduan bahan baku lain seperti daging, tulang sapi, jeroan, dan lainnya membuat Mie Jelita begitu dicari penikmatnya. Usaha yang dirintisnya sejak 3 tahun lalu, bisa membantu perekonomian keluarga.

Mie Jelita ini, terbagi dari berbagai menu, mulai dari mie tulang, mie daging, mie soto ayam, mie ojo biasa. Harganya juga bervariasi sesuai dengan menu yang dipilih, berkisar dari Rp.5000,00 hingga Rp.20.000,00.

Selain berbagai menu mie olahan, di sini juga disedikan berbagai gorengan sebagai teman cemilan. Tahu goreng, bakwan, dan pisang goreng dijual sama, yakni Rp. 1.000,00.

Selain mengutamakan citarasa, olahan mie Jelita juga terjaga kesehatannya, sebab, dalam olahannya, ibu dua anak ini menghindari menggunakan msg.

“Iya. Memang saya sendiri sudah sangat lama tidak menggunakan penyedap rasa. Sebenarnya, kita bisa membuat makanan jadi enak dengan memanfaatkan rempah, tidak perlu msg dan sebagainya, yang kemudian justru tidak sehat di badan,” ujarnya.

Menurutnya, seharusnya makanan itu memberi kekuatan dan energi bagi tubuh agar menjadi sehat dan kuat.

“Saya tidak mau, selesai makan kita justru sakit. Inilah yang membuat saya mengutamakan olahan yang sehat dan membahagiakan,” katanya.

Dirinya berharap, usahanya bisa tetap bertahan di tengah banyaknya persaiangan pasar kuliner.

“Yang enak itu belum tentu sehat. Tapi yang sehat, pasti bisa membahagiakan,” pungkasnya.