BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Di tahun 2018 lalu, Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 1 Kotamobagu, masuk dalam daftar sekolah penilaian adiwiyata tingkat naaional.

Tak hanya mengejar prestasi, pelestarian lingkungan sekolah pun terus dilakukan demi terciptanya sekolah sehat dan bersih.

Kepala SMP Negeri 1 Kotamobagu, Hendra Mokoagow SPd mengatakan, di tahun 2019 ini program pelestarian lingkungan terus digiatkan.

“Program ini terus jalan. Alhamdulillah tahun kemarin kita masuk dalam salah satu sekolah dalam penilaian Adiwiyata tingkat nasional, karena untuk pertama kalinya sekolah termasuk dalam penilaian adiwiyata nasional sehingga, tidak ingin ketinggalan untuk pembenahan sekolah, guru dan siswa ikut melibatkan diri mensukseskan kesiapan sekolah untuk tahun ini,” kata Hendra.

“Seluruh warga sekolah ikut mendukung persiapan penilaian adiwiyata tingkat nasional, kontribusi guru dan siswa untuk sekolah adalah bentuk kerjasama yang baik untuk sekolah,” tambah Hendra.

Dalam mensukseskan program itu, seluruh guru dan siswa pun antusias dan berkontribusi dalam bentuk kerja bakti hingga penataan taman sekolah.

“Bukan hanya dalam persiapan namun sejak diketahui bahwa sekolah termasuk dalam penilaian adiwiyata nasional, semua turut menjaga kelestarian lingkungan dan keindahan sekolah, sehingga lingkungan bersih bukan hanya dimiliki oleh sekolah namun seluruh warga sekolah,” kata sambil tersenyum bangga.

Adapun yang dilakukan secara rutin oleh sekolah jelas Hendra, diantaranya, pembenahan lingkungan sekolah, administrasi, pembuatan pengomposan, bak sampah, bank sampah dan green house. Penataan lingkungan bukan hanya dilakukan karena adanya penilaian, namun selalu ditata serta dijaga setiap hari oleh warga sekolah, karena lingkungan sehat bisa menciptakan suasana yang sehat bagi warga sekolah.

“Semoga kerja keras warga sekolah bisa menunjang penilaian di tahun ini, serta mampu menjadikan sekolah ini bersih dan sehat,” harapnya.