KOTAMOBAGU – Kesuksesan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mandiri, di SMP Negeri 1 Kotamobagu, dalam tahap perencanaan oleh pihak sekolah. Pasalnya menjadi tanggung jawab guru bidang mata pelajaran, untuk memberikan bahan pembelajaran berdasarkan kisi-kisi soal ujian bagi seluruh siswa peserta ujian.

Kepala SMP Negeri 1 Kotamobagu, Hendra Mokoagow Spd, menerangkan, sekolah memiliki kewajiban mendukung program yang telah dibentuk oleh Disdik, tentang kesusksesan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019, sehingga memasuki semester dua ditahun 2019, sekolah menggelar rapat bersama orang tua siswa tentang persiapan-persiapan yang dibutuhkan dalam tahapan UNBK, dimulai dari simulasi UNBK hingga pelaksanaan UNBK.

“Sekolah menargetkan simulasi UNBK hingga UNBK akan dilakukan mandiri. Insya Allah dapat terealisasi,” katanya.

Lanjutnya, kendala penting yang saat ini ditemui oleh sekolah adalah sarana pendukung, seperti unit komputer yang kurang, sehingga sekolah mensiasati kekurangan tersebut dengan meminta bantuan guru serta orang tua siswa, untuk bisa meminjamkan unit  komputer maupun laptop saat pelaksanaan UNBK.

“Saat ini sekolah memiliki 257 calon peserta ujian. Sehingga menjadi target besar bagi sekolah untuk menyiapkan unit komputer dalam pelaksanaan UNBK,” jelas Hendra.

Diakuinya, simulasi UNBK tahap kedua belum dilaksanakan sekolah, karena unit komputer belum memadai. Namun jelang simulasi seluruh siswa kelas sembilan aktif mengikuti pengayaan yang dilaksanakan sejak 22 Januari lalu. selama proses pengayaan siswa tidak dipungut biaya apapun, karena seluruh biaya pengayaan akan ditanggung melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Adapun materi utama pengayaan adalah mata pelajaran matematika, bahasa Inggris,  bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA),  dengan jumlah guru yang bertanggung jawab sebanyak 16 guru.

Lebih lanjut, menyiapkan sarana hingga siswa sebagai peserta ujian adalah tanggung jawab besar yang harus disiapkan oleh sekolah. Khusus persiapan sarana, sekolah bersama Disdik akan mensiasati penggadaanya, namun untuk siswa harus disiapkan oleh sekolah, terutama guru sebagai pendidik dalam memberikan ilmu pengetahuan sesuai kurikulum yang berlaku.

“SMP Negeri 1 Kotamobagu optimis melakukan UNBK mandiri ditahun 2019. Insya Allah semua bisa berjalan dengan baik,” harapnya.