KOTAMOBAGU – Untuk mencegah berita hoaks di kalangan masyarakat millenial, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Manado menggelar pelatihan Jurnalistik yang dikhususkan bagi kalangan pelajar SMU (Putih abu-abu).

Menurut salah satu pelaksana kegiatan Ainur Rofik, ini semacam kelas untuk mengajarkan siswa-siswi SMU untuk mengerti mana berita yang benar, dan mana yang berita bohong atau hoaks. 

“Jika tidak diberitahukan sejak dini, dikhawatirkan kaum milenial ini akan termakan dengan berita hoaks. Ini berbahaya, jika generasi muda turut menjadi korban, apalagi turut terlibat membagikan berita-berita tidak benar,” ujarnya.

Tak hanya itu, para siswa peserta juga akan diajarkan tentang sejarah jurnalistik, teknik reportase dan juga hal-hal yang berhubungan dengan profesi jurnalis. Para peserta ini kata Ainur, akan menerima materi dengan mengikuti modul yang telah disusun oleh Bidang Pendidikan AJI Kota Manado. Dirinya berharap, peserta dapat terlibat penuh, agar materi pelatihan dapat berguna untuk menangkal hoaks.

“Hingga saat ini, banyak siswa dan siswi SMU yang sudah mendaftar menjadi peserta,” kata Pemimpin Redaksi media siber faktabmr.com ini, Jumat (15/3/2019).

Direncanakan, pelatihan akan digelar besok, Sabtu (16/3/2019) di Mini Resto c09, Kelurahan Mogolaing, Kota Kotamobagu.

Editor: Rahmat Putra Kadullah