BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotamobagu, melalui lintas Komisi meninjau pembangunan enam gedung pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu.

Enam gedung yang dikunjungan dibangunan pada tahun 2018, diantaranya gedung ICCU, gedung Radiologi, gedung Laboratorium,  Pemulasaran Jenazah, Instalasi Farmasi, dan Tranfusi Darah. Dari ke enam gedung tersebut, gedung Radiologi yang dipastikan pembangunanya akan kembali dilanjutkan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Kota (Sekkot) Sande Dodo saat berada di RSUD Kotamobagu bersama sejumlah anggota DPRD Kotamobagu.

“Kami meninjau gedung yang dibangun pada tahun 2018, yang sumber anggaranya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Jumlahnya ada enam gedung, dari enam gedung ini, gedung Radiologi pembangunanya masih akan dilanjutkan, tentunya anggaran perlu ditambah. Hal ini harus kita lakukan sehingga Pemkot sudah bisa mengajukan permohonan izin operasional ke BAPETEN,” kata Sande.

Terpisah salah satu anggota DPRD yang hadir dalam kunjungan tersebut mengakui, secara fisik pembangunan gedung Radiologi sudah sesuai.

“Secara fisik gedung itu saya lihat sudah selesai. Tapi masih ada beberapa yang kurang, salah satunya proteksi radiasi. Dari hasil peninjau, pintu di dalam ruangan tidak tertutup rapat. Masih ada cela untuk radiasi keluar, tentunya ini harus dilengkapi dengan alat proteksi radiasi, supaya tidak membahayakan masyarakat. Dan juga tidak ada kaca yang bisa melihat dari luar kedalam ruangan, ini yang perlu ditambahkan,” terang Agus Suprijanta.

Perlu diketahui pembangunan enam gedung pada RSUD Kotamobagu menelan anggaran sebesar Rp 13 miliar dengan rincian masing masing gedung ICCU Rp 3,46 Miliar, gedung Radiologi Rp 3,4 Milair, Pemulasaran Jenasah Rp 1 Miliar, gedung Laboratorium Rp 2,640 Miliar, Instalasi Farmasi Rp 1,5 Miliar, Transfusi Darah Rp 1 Miliar.