BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Seluruh peserta ajang pencarian duta pariwisata Kotamobagu 2019, Nanu’ dan Uyo’, sudah memasuki tahap karantina.

Pada pembukaan karantina yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Kotamobagu, Senin (29/04/2019), para peserta memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa daerah, Indonesia hingga bahasa Inggris.

Meski demikian, selain perkenalan nama mereka turut menyampaikan tekad akan membantu pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata.

Hal ini mendapat apresiasi oleh Wali Kota melalui Asisten Bidang Pemerintahan, Sekda Kotamobagu, Nasrun Gilalom.

Nasrun yang membacakan sambutan Wali Kota, menyampaikan rasa kebanggaan pemerintah terhadap tujuan utama peserta Nanu dan Uyo akan peningkatan potensi sektor wisata di Kotamobagu.

“Ibu Wali Kota menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap kontestan Nanu dan Uyo tahun 2019, akan niat dan semangat membantu pemerintah mempromosikan wisata yang kita miliki,” ucap Nasrun.

Lebih lanjut Nasrun mengatakan, sektor wisata di Kotamobagu didominasi oleh kuliner. Dengan begitu, duta pariwisata yng lahir dari ajang pemilihan Nanu dan Uyo diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lewat promosi wisata.

“Tak hanya budaya, kuliner kita pun adalah ikon dan ciri khas daerah kita sendiri. Oleh karena itu, sangat penting adanya ajang pemilihan Nanu dan Uyo ini sebagai duta pariwisata yang akan mempromosikan potensi yang daerah kita miliki ke tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.