BAGIKAN

KOTAMOBAGU -Penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan mesin yang dikelola perorangan di Kota Kotamobagu kini mulai menjamur. Masyarakat menyebutnya dengan Pertamini.

Sepertihalnya dengan usaha Pertamini milik Lores Binol, warga Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Usaha yang ia geluti sejak tiga pekan terakhir ini, mampu memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan.

“Pertamini ini dibuka semata-mata untuk membantu dan mempercepat pelayanan pengisian BBM kepada masyarakat,” ujar Lores.

Lores yang juga merupakan Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu ini, mengaku dalam sehari ia bisa menjual 1 hingga 2 gelon BBM jenis Pertalite.

“Keuntungannya cukup lumayan. Usaha ini juga untuk turut mendorong program UKM oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu,” ungkapnya.

Ia pun berharap, agar Pemkot Kotamobagu bisa memberikan prospek hukum atau Peraturan Daerah (Perda) terkait usaha-usaha seperti yang ia geluti ini.

“Semoga pemerintah segera membantu proses perizinan usaha Pertamini yang ada di Kota Kotamobagu. Ini juga bentuk untuk mendukung penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).” Pungkasnya.