BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), sudah mengeluarkan peringatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.

Dimana, ASN yang tidak masuk kantor tanpa alasan yang jelas usai libur lebaran Idul Fitri, akan dikenakan sanksi tegas.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MENPAN RB) Nomor B/26/M.SM.00.01/2019, tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, yang ditujukan MenPAN RB Syafruddin kepada para pejabat pembina kepegawaian instansi pusat dan daerah dengan tembusan kepada Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

Terkait dengan peringatan dari Menpan RB tersebut, Wali Kota Kotamobagu,  Tatong Bara menegaskan, akan memberikan sanksi tegas kepada ASN yang bolos kerja hari ini, sesuai dengan peringatan dari pemerintah pusat.

Ia mengatakan, Peringatan berat jika ada yang tidak hadir berhari-hari sanksinya sampai menonaktifkan sebagai ASN.

“Ini disiplin pasca peraturan pemerintah yang ditandatangani presiden tentang disiplin ASN, ini berimplikasi luas karena ASN selama ini harus lebih proaktif memberikan kinerjanya agar terjadi peningkatan. Apalagi tuntutan jaman sekarang sangat dituntut untuk lebih berkinerja,” papar Wali Kota, usai pelantikan Sekda Kotamobagu, Senin (10/06/2019).

Oleh sebab itu, diungkapkan Wali Kota, implikasi tadi ketika presiden mengeluarkan surat ini maka bisa saja persyaratan lain seperti tidak ada tunggakan, absensinya baik, punya rekam jejak yang baik, itu sudah berimplilasi.

“Kita pemerintah daerah memberikan sanksi atas jawaban yang dituntut juga dari aturan yang dibuat tadi agar terbiasa dengan kondisi yang lebih disiplin,” jelasnya.