KOTAMOBAGU- Meski belum secara resmi dideklarasikan, Indonesian Drummer Bolaang Mongondow Raya (ID-BMR) mulai ‘unjuk gigi’.

Ini terlihat saat mereka menggelar mini event kolaborasi bertajuk Street Drum di salah satu cafe yang terletak di Kelurahan Motoboi Kecil, Kotamobagu Selatan, Sabtu (21/09/2019) sore tadi.

Ketua ID-BMR, Mario Lintong saat diwawancarai Portalmongondow.com mengaku, kegiatan itu selain mensosialisasikan terbentuknya ID-BMR, juga untuk merangsang minat dan bakat musisi khususnya para drummer di Bolmong Raya.

“Agenda ini memang terbilang masih kecil-kecilan. Kami menamakannya Street Drum. Misinya, agar tercipta regenerasi drummer di Bolaang Mongondow Raya,” ujarnya.

Untuk deklarasi ID-BMR lanjut drummer D’Jacket ini, masih menunggu keputusan pengurus pusat ID.

“Kami sudah komunikasi kan ke Bang Sandy Pass-Band bahwa ID-BMR sudah dibetuk. Jika agenda ini rutin kita gelar, maka proses launchingnya udah ga lama lagi dan Bang Sandy kita undang ke Kotamobagu,” ujar Rio sapaannya.

Salah satu pendiri ID, Sandy Pass Band pun mengapresiasi terbentuknya ID-BMR. Melalui pesan singkat Instagramnya, Sandy mengatakan setuju dengan pengunaan logo ID-BMR dengan desain Bogani sebagai ciri kearifan lokal.

“Pake aja logonya. Nanti setelah berjalan, kita resmikan,” kata Sandy.