BAGIKAN
pemeliharaan jalan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kotamobagu, Sande Dodo

KOTAMOBAGU – Status darurat virus Corona diperpanjang hingga 91 hari. Seluruh pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan pencegahan dan penanganan pandemi covid-19.

Selain melarang masyarakat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, seluruh ASN pun diminta tidak menghadiri hajatan hingga batas yang tidak ditentukan.

Kebijakan itu penting untuk dilaksanakan. Mengingat, tingkat penyebaran virus terus
meningkat.

“Sebelumnya Pemkot sudah melarang warga agar menghentikan sementara waktu hajatan atau kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, tapi memang masih ada beberapa lokasi yang melaksanakan. Sehingga kami memutuskan agar tidak ada pejabat atau ASN yang hadir, Pemerintah serius mencegah terjadinya penyebaran virus ini. Lebih baik kita mencegah dari pada mengobati,” ujar Sekda Kotamobagu, Sande Dodo.

Terpisah Ketua Gugus Tugas Covid-19, Gunawan Damopolii pun menyampaikan hal yang sama, ia juga berharap agar warga bisa mematuhi larang yang dilakukan Pemerintah.

“Larang untuk pejabat dan ASN ini berlaku selama kondisi penyebaran virus ini terus meningkat. Dan bagi yang tidak mematuhi tentu ada sanksi. Pemerintah mulai berlaku tegas karena masyarakat masih ada yang tidak mengindahkan himbau Pemerintah,” tegasnya.