BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Akibat belum dibayarkanya honor, sehingga membuat para petugas kebersihan mogok kerja sampai mengakibatkan terjadinya tumpukan sampah di beberapa wilayah Kota Kotamobagu.

Bau busuk dari tumpukan sampah yang hampir sepekan tak diangkut, dikeluhkan masyarakat.

“Sudah sangat bau sekali aroma dari tumpukan sampah. Seharusnya pemerintah merespon cepat persoalan ini,” ujar salah satu warga Kotamobagu Timur, yang tak ingin disebutkan namanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Kotamobagu, Alfian Hasan, mengatakan terkait dengan persoalan ini, dikarenakan perubahan sistem untuk pembayaran honor bagi tenaga harian lepas (THL) khusus untuk petugas kebersihan.

“Adaperubahan pembayaran honor, yang sebelumnya manual saat ini sudah harus online. Ini yang membuat keterlambatan pembayaran sampai petugas mogok kerja. Apalagi kelengkapan dokumen harus dilengkapi untuk melancarkan pembayaran lewat sistem online,” terang Alfian.

Menurutnya, apalagi saat ini Pemkot tengah melakukan pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), dari Bank Sulut ke BRI,

” Kita sudah sampaikan kepada seluruh petugas kebersihan lewat pertemuan. Untuk membuka rekening BRI untuk pembayaran. Kita berharap minggu berjalan ini semua dokumen sudah selesai untuk segera dibayarkan,” terang Alfian.