BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadan tahun ini, akan cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya, hampir seluruh negara dunia khususnya Indonesia, dilanda wabah penyakit mematikan, Virus Corona atau Covid-19, yang mengharuskan masyarakat untuk membatasi diri dari srjumlah aktivitas yang melibatkan banyak orang.

Apalagi, virus ini menyebar melalui kontak dekat dengan sesama manusia, hingga udara.

Pemerintah Kotamobagu pun mengambil langkah antisipasi agar penyebaran virus ini bisa teratasi, apalagi saat Bulan Suci Ramadan berlangsung.

Salah satunya dengan mewajibkan seluruh amil zakat, untuk selalu memperhatikan pedoman dan protokol Covid-19 saat akan bertugas demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Muslim di Kotamobagu.

“Petugas yang melakukan penyaluran Zakat Fitrah dan atau ZIS agar dilengkapi dengan alat pelindung kesehatan seperti masker, sarung tangan dan alat pembersih sekali pakai (tissue),” imbau Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande Dodo, melalui surat edaran tentang pelaksaan Ibadah Puasa Ramadan, Senin (20/4/20).

Selain itu, masyarakat Muslim, diharapkan membayar zakat sesegera mungkin agar memaksimalkan proses pendistribusian.

“Khusus untuk Pengumpulan Zakat Fitrah dan atau ZIS (Zakat, Infak, dan Shadaqah), pemerintah mengimbau kepada segenap umat muslim agar membayarkan zakat hartanya sesegera mungkin sehingga bisa terdistribusi kepada Mustahik lebih cepat,” pungkasnya.