BAGIKAN

KOTAMOBAGU —Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kotamobagu bekerjasama dengan DP3A Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (21/11) menggelar Kegiatan pembinaan dan Fasilitasi Organisasi Perempuan Islam melalui sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Bagi BKMT dan Seluruh Organisasi Perempuan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Walikota Kotamobagu itu, dibuka langsung Wakil Walikota Kotamobagu, Nayodo Koerniawan dan turut dihadiri kepala bidang Partisipasi Masyarakat Dinas P3A Provinsi Provinsi Sulut Vonny Pangalilah, Ketua BKMT Kotamobagu Rukmi Simbala, Ketua TP PKK Anki Taurina.

Wawali dalam sambutannya mengatakan, Puspaga memiliki peran penting serta strategis dalam rangka meningkatkan kwalitas kehidupan keluarga sejahtera.

“Oleh karena itu Puspaga diharapkan dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengasuh dan melindungi anak guna menunjang tumbuh kembang anak secara optimal,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wawali juga berpesan agar keluarga terus memberikan perhatian kepada masa-masa pertumbuhan anak. Sebab itu sangat penting bagi seorang anak baik fisik, mental dan sosial. “Untuk itu diharapkan melalui kegiatan ini akan meningkatkan peran dan kesadaran kita semua khusunya para orang tua terhadap masa masa perlindungan anak,” bebernya.

Sementara, Kabid P3A Provinsi Sulut Vonny Pangalima menambahkan, perempuan memiliki potensi yang luar biasa terhadap kemajuan suatu daerah. Hal itu kata Vonny terlihat dari partisipasi perempuan sebesar 50 persen dalam pembangunan di Sulut.

“Perempuan memiliki potensi yang luar biasa, hal ini terbukti telihat dari peran perempuan terlihat turut ambil bagian pada pembangunan sulut sebesar 50 persen,” sebutnya.

Dijelaskannya, untuk pembinaan dalam hal memotifasi serta memiliki tujuan yang sangat mulia. “Antara lain tentunya menjadikan perempuan yang profesional dalam memperkuat peran serta dalam pembangunan bangsa.” jelasnya.