KOTAMOBAGU – Memasuki pertengahan Desember Tahun 2020, Partai Amananat Nasional (PAN) baru mengajukan proposal usulan pencairan dana Bantuan Politik (Banpol) Tahun Anggaran 2020.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Irianto P Mokoginta. “Proposalnya sudah ajukan hari Rabu 16 Desember 2020, dan sekarang berkasnya sedang dalam proses, ” katanya.

Irianto menuturkan, untuk proses pencairan dana Banpol memang membutuhkan waktu. Mengingat ada tahapan penting yang perlu dilewati untuk mendapatkan dana tersebut.

“Artinya ini bukan berbelit-belit. Masuk dulu proposal baru kita teliti. Sepanjang waktu mencukupi untuk kita proses tetap kita proses,” tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua II Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Propinsi Sulawesi Utara (Sulut), Anugrah Chandra Beggie Gobel, mebenarkan hal tersebut, pasalnya keterlambatan tersebut bukan usur kelalaian.

“Pada prinsipnya keterlambatan disebabkan karena seluruh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Kotamobagu, berkosentrasi dalam pemenangan Pilkada Gubernur Sulut, kepada pasangan Cep-Sehan,”

“Tidak ada faktor lain, semua kesiapan administrasi dan Pertangungjawaban Tahun 2019, sudah rampung, ini murni disibukan dengan Pilkada,” jelas Beggie Gobel Ketua Bapemperda DPRD Kotamobagu, saat dikonfirmasi Via WhatsApp.

Mewakili DPW PAN Sulut Beggie menyampaikan untuk tahun depan tidak ada keterlambatan lagi.

“Insya Allah Tahun depan tidak ada keterlambatan lagi. Pada dasarnya pengajuan proposal sudah di ajukan kepada Pemerintah Kotamobagu, kami selaku bagaian dari partai PAN Kotamobagu, berharap agar pengajuan dapat diproses,karena sudah melakukan konsultasi juga dengan pihak Pemkot dalam hal ini kesbangpol,” tandasnya.