BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Lomba Innovative Government Award 2020 yang digagas oleh Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), membuka ruang bagi masyarakat umum untuk menuangkan ide dan konsep inovasi yang dapat membantu pemerintah dalam memajukan daerah.

Melihat peluang itu, Musikopi Project yang digawangi oleh sejumlah pemuda-pemuda kreatif Kotamobagu ini, turut ambil bagian dengan mendaftarkan konsep inovasi mereka.

Menurut Fahri Rezandi Ibrahim yang menjadi penyusun konsep inovasi mengatakan, pihaknya merancang sebuah inovasi yang berkaitan dengan ruang publik kreatif.

“Intinya inovasi yang kami susun ini, akan bisa menyentuh masyarakat secara luas khususnya kaum millennial di Kotamobagu,” ujar Reza Ramadhanx sapaan akrabnya.

Ia menejelaskan, ketersediaan ruang publik kreatif di Kotamobagu mengalami defisit. Hal itu berpengaruh pada lambatnya kemajuan daerah dari sektor kreatifitas.

“Kita sangat kalah dengan daerah lain untuk persoalan ruang publik kreatif. Contohnya, Bandung, Bali, Surabaya, Jogja, dan daerah lainnya di Indonesia. Banyak pegiat kreatif di Kotamobagu yang hari ini sulit untuk mendapatkan ruang dalam pengembangan kreatifitasnya baik itu, seni, literasi hingga industri krearif. Sehingga itu, kami mengusulkan konsep baru, berkaitan dengan wadah krearif ini,” ujarnya.

Senada dengannya, Uthu Sutadji yang merancang desain konsep kreatif ini mengatakan, jika inovasi yang mereka susun, akan dapat membawa Kotamobagu menjadi daerah kreatif di Sulawesi Utara (Sulut).

“Di Kotamobagu, pegiat kreatif sangat banyak. Namun ironisnya, mereka tak difasilitasi dengan baik. Jika mereka diberikan wadah dan dukungan penuh oleh pemerintah, maka berbagai macam ide yang inovatif akan lahir dari mereka. Apalagi mereka didominasi oleh kaum millennial,” kata Uthu, yang merupakan seorang musisi senior Kotamobagu ini.

“Kami yakin, jika ada wadah kreatif di Kotamobagu, maka tingkat kriminalitas akan menurun. Tak hanya itu, peningkatan ekonomi pun turut dipengaruhi oleh kreatifitas masyarakat di suatu daerah. Daerah kita memang kecil, namun jangan kalah dengan daerah lainnya. Masyarakat Kotamobagu memiliki segudang kreatifitas yang harus dikembangkan. Apalagi, Kotamobagu merupakan daerah yang mengusung konsep Kota Jasa,” ujar Uthu.