KOTAMOBAGU – Pemerintah Kotamobagu sangat serius menyikapi persoalan wabah virus Corona atau Covid-19 yang telah memakan puluhan ribu jiwa di Indonesia.

Kebijakan khusus dikeluarkan guna memutus mata rantai penyebaran virus ini. Bahkan, memasuki wilayah Kotamobagu kini diperketat.

Salah satunya kendaraan bongkar muat yang masuk ke area Pasar Serasi, 23 Maret, Jalan Bolian dan Jalan Bogani Kotamobagu, harus mendapat izin petugas.

Hal itu seperti yang tertulis dalam surat edaran Wali Kota Kotamobagu tentang Penegasan Pencegahan Covid-19 di wilayahnya. Di mana, kendaraan yang dimaksud, dibatasi baik waktu dan operasi.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Herman Aray membenarkan penegasan melalui surat edaran itu.

“Benar, bagi kendaraan bongkar muat yang masuk ke wilayah sebagaimana yang dicantumkan di surat edaran Wali Kota harus seizin petugas dan harus menunjukan tanda pengenal khusus,” kata Aray.

Lanjutnya, surat edaran itu pun memberi penegasan tentang waktu beroperasi kendaraan bongkar muat.

Bagi kendaraan bongkar muat barang yang ada di area Pasar Serasi, Pasar 23 Maret, Jalan Boloan, Jalan Bogani, dan seluruh pertokoan diberikan waktu dari jam 17.00 hingga 04.30 wita,” kata Aray mengutip surat edaran tersebut.