tekan angka kelahiran
Kepala DP2KB Kotamobagu, Jufri Ngandu

KOTAMOBAGU – Berbeda dengan daerah lain, tingkat kehamilan di Kotamobagu pada masa pandemi tidak melonjak secara signifikan. Hal ini dikatakan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), Djufri Ngandu, Senin, (20/07/2020).

“Memang secara nasional kehamilan saat covid-19 ini menunjukkan peningkatan, ini dikarenakan pada masa pandemi orang-orang cenderung takut mengunjungi fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Meski demikian, wilayah yang kecil serta kesadaran masyarakat soal program KB, membuat Kotamobagu tetap bisa menekan lonjakan kehamilan.

“Untuk data sekarang sedang kami himpun, tapi banyak ibu-ibu yang tanpa program dan sosialisasi soal pentingnya KB, melakukan KB mandiri walau berbayar,” jelasnya.

Menurutnya, memasuki adaptasi kebiasaan baru, PPKB sudah mulai membuka layanan.

“Dinkes sudah membuka Posyandu, kita (PPKB) juga sedang mengkaji bagaimana melakukan pelayan di saat pandemi. Tapi soal komitmen dan program KB kami tetap jalan, bahkan pada hari Keluarga Nasional kami juga turut membagi aseptor,” pungkasnya.