BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Kegiatan Malam Inagurasi yang diselenggarakan oleh HMJ PGSD Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sabtu (12/10/2019) kemarin, berlangsung meriah.

Kegiatan yang digelar di Kampus UNG ini, mahasiswa Jurusan PGSD asal Bolaang Mongondow Raya (BMR), menampilkan tarian Kabela.

Tarian penjemputan tamu khas BMR ini memukau seluruh civitas akademika yang hadir.

Malam Inagurasi Universitas Negeri Gorontalo, Mahasiswa BMR Tampilkan Tari Kabela Headline Kotamobagu Terkini

“Ini sudah menjadi agenda rutin mahasiswa PGSD UNG untuk menampilkan tari Kabela di setiap event atau kegiatan kampus. Salah satunya kegiatan malam Inagurasi ini,” ujar Alumni mahasiswa PGSD UNG, Juanda Ododai, kepada Portalmongondow.com, Minggu (13/10/2019).

Pria asal Kelurahan Pobundayan ini menjelaskan, ditampilkannya tarian Kabela di berbagai kegiatan kampus tersebut, adalah bentuk daerahnya mahasiswa BMR untuk melestarikan budaya daerahnya sendiri.

“Tentunya ini menjadi bukti kecintaan kita sebagai alumni maupun mahasiswa BMR yang ada di UNG untuk memajukan daerah kita tercinta dan menunjukan bahwa tari kabela adalah salah satu tarian yang patut diperhitungkan sebagai kekayaan budaya di Indonesia,” ujarnya.

Malam Inagurasi Universitas Negeri Gorontalo, Mahasiswa BMR Tampilkan Tari Kabela Headline Kotamobagu Terkini

Lanjutnya, setiap tahun mahasiswa baru jurusan PGSD UNG yang berasal dari BMR dilatih tari kabela, agar tarian ini tetap ditampilkan di berbagai kegiatan kampus.

“Setiap tahunnya mahasiwa baru PGSD UNG yang berasal dari BMR dilatih untuk proses regenerasi. Untuk malam inagurasi, mahasiswa yang tampil yakni, Tiara Iskandar, Alfiana Manengke, dan Miranda Rarung. Sementara untuk pelatih yakni Aqila Mokodompit, Mawarda Lasabuda, dan Indah Manangin,” sebut Wanda, sapaannya.

“Sedangkan penanggung jawab, Cendy E. Salim, Tity Lailu, dan Sita Nangune. Penata rias, Putri Hasanah, dan Tesa Mamonto. Penata busana, Graice Salon, Nia Mokodompit, dan Meysi Manoppo dan sponsor Squad BMR PGSD,” tambahnya.

Ia berharap tari kabela sebagai ikon BMR akan terus dilestarikan, tidak hanya di perguruan tinggi, namun di semua tingkat pendidikan khususnya di BMR.