BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Aplikasi Klinik Aspirasi dan Layanan Pengaduan (KINALANG) dipresentasi dalam Pendidika Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) III di Provinsi Gorontalo, oleh Kepala Bidang Statistisk Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP) Diskominfo Kota Kotamobagu, Moch. Fahri Damoopolii, Kamis (19/12/2019) kemarin, dalam ujian Diklatpim III yang telah diikuti selama beberapa waktu lalu.

Diketahui, Sistem Aplikasi KINALANG ini sendiri, merupakan sebuah terobosa dari Kabid SIKP dalam project yang harus dibuat dalam Diklatpim III di Provinsi Gorontalo, dan saat ini telah berhasil dioperasikan oleh Pemkot Kotamobagu lewat instansi teknis terkait, yakni Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo).

“Ini merupakan salah satu proyek perubahan yang dirancang untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan ke masyarakat yang ada di Kotamobagu,” ujar Fahri dalam persentasi tersebut.

Tidak lupa, Fahri mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Walikota Kotamobagu Tatong Bara, Wakil Walikota Kotamobagu Nayodo Koerniawan, Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sande Dodo, serta Asisten II Setda Kotamobagu Gunawan Damopolii selaku mentor pada ujian Diklatpim III dengan persentasi aplikasi KINALANG tersebut.

“Terima kasih juga kepada Kepala Diskominfo Kotamobagu  Ahmad Yani Umar, Staf Khusus Walikota Teguh Ariyansyah, jajaran Diskominfo Kotamobagu, seluruh sahabat saya yang ada di bidang SIKP bersama dengan teman-teman tim IT Diskominfo,” tulis Fahri dalam dinding facebook miliknya, usai pelaksanaan ujian Diklatpim III tersebut.

Untuk para pewarta yang telah ikut memberikan informasi dan publikasi tentang aplikasi KINALANG, sampai berhasil diluncurkan dan dioperasikan saat ini, Fahri tidak lupa memberikan apresiasi dan rasa penghargaan yang tinggi.

“Kepada sahabat-sahabat wartawan di Kotamobagu yang telah memberikan bantuan cukup besar selama proses implementasi Tata Kelola Klinik Aspirasi dan Layanan Pengaduan (KINALANG) di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, saya ucapkan terima kasih dan apresiasi atas bantuannya selama ini,” tambahnya.