BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Saat berbelanja produk terutama makanan, apa yang pertama kali kita lihat? Kebanyakan orang pasti mengatakan kemasan.

Kemasan yang menarik dan bagus dianggap menjamin kualitas dari isi di dalamnya. Itulah salah satu fungsi dari kemasan, untuk menarik konsumen.

Saat ini banyak pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kotamobagu yang terbilang sukses membuat produk.

Tidak sedikit produk yang mereka hasilkan, lebih enak dan lebih baik dari produk perusahaan besar.

Sayangnya, produk UMKM kadang dipandang sebelah mata hanya lantaran kemasannya yang kurang menarik.

Hal tersebut ternyata menjadi perhatian Walikota Kotamobagu Tatong Bara.

Saat memantau langsung kamera UMKM di Lapangan Olahraga Desa Kopandakan I, belum lama ini, Tatong menemukan banyak kemasan UMKM yang terlihat biasa saja.

Ia pun memberikan dorongan dan motivasi bagi pelaku UMKM untuk dapat memberikan sentuhan yang lebih kreatif bagi kemasan produk mereka.

“Kualitas produk UMKM jenis kuliner kita sangat enak dan bahkan diakui oleh daerah lain. Nah, untuk lebih meningkatkan minat dan ketertarikan dari konsumen, maka jangan hanya terfokus pada rasa dan bentuk saja, tapi kemasan juga sangat berpengaruh,” kata Tatong.

Lanjutnya, kemasan dengan desaian menarik dan inovatif, akan mampu membawa produk khas Kotamobagu akan mampu bersaing dengan produk olahan perusahan besar di Indonesia bahkan manca negara.

“Jika kemasan kita bagus dan menarik, maka bisa masuk di berbagai supermarket atau mall yang besar dan pastinya akan bisa bersaing dengan produk yang besar sekalipun,” tuturnya.

Ia berharap, berkembangnya usaha mikro dan menegah di Kotamobagu, akan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

“Rahasianya hanya cara kita memberikan sentuhan yang inovatif dan kreatif bagi hasil olahan kita sendiri. Saya yakin dan percaya, produk UMKM kita akan semakin berkualitas,” pungkasnya.