KOTAMOBAGU – Berdasarkan data yang diperoleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotamobagu bahwa, sejak Januari hinga Juli 2020 jumlah investasi yang masuk ke Kotamobagu tetap bertambah.

Kepala Dinas PMPTSP Noval Manoppo melalui Bidang Perencanaan, pengembangan iklim dan promosi penanganan  modal Masri Mamonto menyampaikan, hingga saat ini investasi yang masuk Kotamobagu tetap bertambah.

Dari data yang ada hingga bulan Juli 2020 jumlah investasi sebesar Rp 55,181.417.750. Namun jika dibandingkan tahun lalu per bulan Juli 2019 tahun lalu nilai Investasi sebesar 71.849.600.000, dan tahun ini turun sekitar  23 persen.

Namun meski turun tapi tidak signifikan.M Menurut Masri, tahun 2020 ini tentu ada penurunan jumlah investasi yang masuk karena adanya pandemi covid-19 yang melanda sejumlah daerah.

Meski demikian tetap ada infestor yang masuk untuk berinvestasi di Kotamobagu. Sementara investasi paling dominan yang masuk adalah jasa perdagangan yang mencapai 33.036.617.740 atau berkisar 60 persen, seperti pertokoan dan jasa dagang lainnya.

“Alhamdulilah investasi tetap bertambah meski dalam situasi covid-19,” ungkap Musri.

Ditambahkannya, dalam beberapa bulan kedepan tentu akan ada penambahan, apa lagi jika penerapan new normal dan zona hijau diterapkan di Kotamobagu. “Saya berharap kedepan jumlah investasi meningkat dan lebih baik lagi jika penerapan new normal diterapkan,” terangnya.