KOTAMOBAGU – Saban pagi dan sore hari sering dijumpai pedagang keliling di wilayah Kota Kotamobagu, mulai dari yang menggunakan gerobak dorong, sepeda, hingga sepeda motor bahkan mobil. Salah satunya Mas Ari, pria 27 tahun asal Jawa Timur, yang setiap harinya menjajakan bakso tusuk serta aneka gorengan lainnya di atas motor bututnya.

Meski terlihat sederhana, tak disangka penghasilan yang bisa didapatkan Mas Ari dengan jualan bakso tusuk dan beberapa menu lainnya, berkisar 100 hingga 150 ribu tiap harinya. Artinya, rata-rata dirinya bisa mengumpulkan keuntungan tiga jutaan per bulan. “Ya Alhamdulillah, rata-rata 100 ribu per hari, kalau lagi bagus harinya bisa dapat lebih,” katanya.

Keliling Kotamobagu, Profit Tiga Jutaan Per Bulan Ekonomi Perantau sejak 2008 silam menginjakkan kaki di bumi Totabuan ini, kini bermukim di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat. Dia menceritakan, sebelumnya pernah merantau di Kalimantan, sudah banyak pekerjaan yang digelutinya, namun dia senang dengan apa yang dikerjakannya sekarang. “Awalnya jualan di Kotamobagu cuma pake sepeda, Alhamdullilah sekarang sudah bisa pakai motor,” ucapnya tengah melayani pembeli.

Ditanya tentang kendala dalam menjalankan usahanya, Mas Ary mengaku, semua usaha pasti punya kendala, namun bisa diatasi. “Yah kalau sekarang, yang paling berasa, berkurangnya pelanggan di tiap sekolah, dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang membuat seluruh siswa tidak belajar di sekolah,” tuturnya.

Mas Ari menginvestasikan waktunya untuk berdagang, setiap jam 6 pagi hingga jam 11 siang kemudian dilanjutkan sore sekira jam 3 hingga jam 8 malam. Usaha itu dilakukannya setiap hari dengan rute yang tidak direncanakan, “Saya tak punya jalur khusus, pokoknya jalan saja, ya di seputaran Kotamobagu,” tutupnya.