BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Sebesar 10 miliar Dana Anak Asuh Pemkot Kotamobagu yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019, bagi 7000-an penerima mengalami keterlambatan penyaluran.

Selain pemindahan rekening dari Bank BNI ke BRI, penyebab keterlambatan dipengaruhi oleh proses verifikasi dari pihak Desa dan Kelurahan di Kotamobagu.

Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo mengungkapkan, penyaluran dana Anak Asuh masih menunggu data yang sudah disaring oleh pemerintah.

“Masih menunggu proses verifikasi dari desa dan kelurahan,” ujarnya.

Meski demikian lanjut Sande, dana Anak Asuh tetap akan disalurkan untuk tahun ini.

“Tetap akan disalurkan. Namun, data penerima masih disaring apakah benar yang bersangkutan berhak menerima atau tidak. Jangan nanti menerima kemudian ternyata dia dari keluarga yang mampu atau anak pejabat,” kata Sande.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) melalui Kasubag Perencanaan, Guntur Niu, mengungkapkan penerima dana bantuan Anak Asuh tahun ini sebanyak 7000-an, akan menerima bantuan tersebut pada awal Agustus lalu.

“Kami hanya menerima data yang sudah diverifikasi oleh lurah dan sangadi. Yang kami lakukan yakni merekap dan menghitung data yang masuk. Untuk proses penyaluran itu sudah langsung melalui desa dan kelurahan,” jelasnya.