BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Pemerintah Kotamobagu terus melakukan upaya pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Itu dilakukan, demi menjaga masyarakat tidak terpapar virus mematikan tersebut.

Apalagi, virus Corona ini akan sangat cepat menyebar jika terjadi kontak langsung d sesama manusia.

Menghindari itu, pemerintah pun melarang masyarakat mendirikan Posko Ramadan tahun ini, guna mencegah adanya kerumunan orang.

“Kepada masyarakat untuk tidak mendirikan Posko Ramadhan Yang menyebabkan berkumpulnya banyak orang di tempat iłu,” imbau Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu, Sande dodo.

Selain itu, muazim diminta sebelum mengumandangkan Azan Salat, agar menyertakan imbauan agar masyarakat melaksanakan Salat di rumah masing-masing.

“Adzan dikumandangkan sebagai pertanda tiba waktu Shalat namun sebelumnya oleh muazin diberitahukan kepada masyarakat/jamaah untuk Sholat di rumah masing masing,” jelas Sande.

Sahur dan buka puasa pun, diminta dilakukan oleh individu atau keluarga inti dan tidak perlu sahur on the road atau ifthar jamafi (buka puasa bersama).