BAGIKAN

KOTAMOBAGU- Pohon Bidara, salah satu tanaman yang ditakuti oleh bangsa Jin menurut Al-Qur’an kitab kepercayaan umat Islam, kini mulai dibudidayakan di wilayah Kota Kotamobagu.

Pembudidayaan tanaman ini dilakukan oleh Bobi Simbala, warga di Kelurahan Molinow, Kecamatan Kotamobagu Barat.

Ia menceritakan, awal pembudidayaan pohon Bidara ini dilakukannya sejak tahun 2018 lalu, dengan bibit diambil dari pulau Jawa.

“Nah, untuk cara penanamannya itu bijinya dipecahkan, setelah itu semai kurang lebih tujuh hari, kemudian ditanam di dalam polibek dengan menggunakan tanah yang di campur dengan kotoran kambing dan sisa-sisa padi. Hasilnya, sekali pembibitan mencapai 10 sampai 20 polibek,” ungkapnya.

Dijelaskannya juga, manfaat utama dari pohon Bidara ini, sebagai media untuk pengobatan dalam Islam, terutama ketika ada gangguan sihir, gangguan jin, hingga gangguan setan.

“Cukup petik saja daunnya sebanyak tujuh lembar, kemudian ditumbuk dan dibacakan surah dalam Al-Qur’an lalu di minum,” katanya.

Untuk dari segi medis kata Bobi, salah satunya bisa menurunkan kolestrol, bisa menyembuhkan luka bakar, luka kena benda tajam.

“Selain itu juga masih banyak manfaat lainnya,” terangnya.

Adapun harga dari pohon Bidara ini kata Bobi, bervariasi mulai dari yang kecil, sedang sampai dengan besar.

“Biasanya, yang kecil ukuran 5 – 10 cm itu harganya 15 ribu. Kalau dari 20 cm keatas harganya mulai dari 30 sampai 100 ribu per pohon,” tambahnya.