KOTAMOBAGU- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kotamobagu mempresentasikan aplikasi Sistem Informasi Keluhan Masyarakat (SiKemas) pada lomba inovasi yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Manado Town Square (Mantos), Manado, Selasa (18/6/2019) kemarin.

SiKemas yang dikembangkan tim IT Diskominfo Kotamobagu ini, dipamerkan dengan versi terbarunya.

Berbeda dengan pendahulunya versi 1.0, pada versi 2.0 ini, SiKemas lebih menonjolkan sejumlah fitur tambahan yang membuat pengguna lebih mudah melakukan tracking terhadap status keluhan yang dikirim ke aplikasi.

“Pada versi lama SiKemas, untuk register cukup pakai nomor HP, versi sudah register dengan Identitas (NIK, nama, alamat, nomor HP, email) lebih lengkap feed untuk register. Pada versi lama, kekurangannya tidak menyediakan feed untuk melihat history keluhan atau laporan secara detail,” ujar Kepala Bidang Statistik, Komunikasi dan Informasi, Diskominfo Kotamobagu, Fahri Damopolii, Rabu (19/6/2019).

Pada versi terbaru lanjut Fahri, masyarakat lebih dipermudah saat melakukan pengecekan status tindaklanjut dari keluhan yang dikirim.

“disposisi keluhan yang disampaikan sudah dilakukan by aplikasi, dengan instal desktop aplikasi pada PC OPD. Pada versi terbaru ini juga menyediakan dashboard khusus untk kepala daerah/wakil kepala daerah untuk melihat atau memantau langsung aktivitas berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kominfo Kotamobagu, Ahmad Yani Umar menambahkan, pada lomba inovasi tersebut, selain SiKemas, terdapat Dua aplikasi pelayanan publik berbasis teknologi yang dipamerkan.

“Ada aplikasi Sistem Pendaftaran Pelayanan Kesehatan (SiPepen Sehat) khusus untuk pelayanan kesehatan dan aplikasi Sistem Pelayanan Mobile (SimPel Mobile) khusus untuk KPTSP,” sebut Yani.

Lanjutnya, aplikasi-aplikasi tersebut merupakan program Pemerintah Kotamobagu menuju Smart City. Pelayanan publik berbasis teknologi sangat dibutuhkan di era globaliasi.

“Tujuannya adalah bagaimana pelayanan secara prima terhadap masyarakat ini bisa terlaksana secara maksimal dan mudah, serta sudah berbasis teknologi. Adapun aplikasi tersebut masih akan terus kami kembangkan, sehingga seluruh pelayanan sudah menggunakan teknologi yang nantinya berdampak positif bagi masyarakat,” kata Yani.

“Dan Alhamdulillah, pada lomba inovasi, aplikasi kita diapresiasi oleh Kemenpan, Wakil Gubernur Sulut dan Ketua OmBudsman. Mereka berharap agar aplikasi pelayanan publik ini terus dikembangkan,” pungkasnya.

Diketahui, aplikasi SiKemas mulai dikembangkan sejak tahun 2018 lalu. Aplikasi ini, bisa diunduh melalui Playstore di handphone Android.