KOTAMOBAGU – Ratusan petani yang ada di Kota Kotamobagu mulai terlindungi dengan menjadi peserta pada BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu menyusul dengan adanya kegiatan sosialiasi 36 ribu perlindungan social buruh tani dan petani penggarap, yang digelar oleh Pemerintah Kotamobagu bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (05/11/2020) pagi tadi.

Kegiatan yang digelar di aula Kantor Dinas Pertanian Kotamobagu itu, dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan Teddy Makalalag, mewakili Wali Kota Kotamobagu Ir Hj Tatong Bara.

“Program perlindungan terhadap petani lewat BPJS Ketenagakerjaan ini diatur lewat Peraturan Gubernur (Pergub) Sulut nomo 32 tahun 2020, dimana BPJS akan memberikan jaminan kecelakaan kerja bagi para petani apabila mereka mengalami kecelakaan saat menjalani pekerjaan mereka, maupun ketika mereka meninggal,” ungkap Kepala Bidang Prasarana dan Penyuluhan Pertnaian Rahmat Talibo.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kotamobagu Mohammad Yahya berharap, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tersebut, bisa membuat petani lebih tenagng dan nyaman dalam bekerja, untuk meningkatkan produktifotas hasil pertanian di Kotamobagu kedepan.

“Kami pemerintah berharap agar lewat program ini petani bisa lebih produktif, sebab bisa lebih tenang dalam bekerja saat sudah terlindugi dengan BPJS Ketenagakerjaan,” imbuh Yahya.

Hadir dalam kegiatan itu juga Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara Ir Ferry Roring, juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu Suhardi Ahmad MSi, dalam proses penyerahan secara simbolis kepesertaan BPJS Ketenagkerjaan ke para petani