BAGIKAN

KOTAMOBAGU – Banyak perusahaan di Kotamobagu belum menerapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi karyawannya.

Padahal, Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, telah menetapkan besaran UMP yang harus dibayarkan ke karyawan sebesar RpRp3.310.723.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Kotamobagu, Imran Golonda, perusahaan di Kotamobagu belum mampu menerapkan sistem UMP karena faktor pendapatan perusahaan.

“Pihaknya masih memaklumi dan tidak memaksakan perusahaan untuk menerapkan UMP karena alasan income, karena ketika UMP diterapkan atau dinaikkan, perusahaan juga tidak mau rugi, sehingga mereka juga mengharapkan target kinerja pekerja, supaya bisa sesuai,” katanya.

Meski begitu, pihaknya juga akan melakukan evaluasi perusahaan untuk penerapan UMP.

“Selain itu, kami juga akan mengirimkan petugas untuk mengevaluasi perusahaan penerapan sistem pengupahan standar minimum daerah,” ujarnya.