BAGIKAN

Sulut – Musyawarah Wilayah (Muswil) Pemuda Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi ditutup, Minggu (27/10/2019). Muswil yang dilaksanakan selama 3 hari di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dari tanggal 25 hingga 27 Oktober tersebut, dihadiri oleh 15 Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah. Dan telah menghasilkan tim formatur.

Dalam Muswil Pemuda Muhammadiyah ke XIII ini, yang dipilih oleh para peserta adalah tim formatur yang berjumlah 13 orang. Tim inilah yang akan menentukan siapa ketua, hingga merumuskan komposisi kepengurusan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Sulut periode 2019-2023.

Muswil berjalan dengan aman dan lancar sebagaimana tahapannya. Dengan menghasilkan nama-mama formatur sebagai berikut :
1. Abdul Rivai Mokoagow
2. Adlan Ryan Habibie
3. Ahmad Safrun Mokoagow
4. Amaludin Bahansubu
5. Bayu Alit Firmansyah
6. Ibrahim Yusuf
7. Marlon Thalib
8. Ramadhan Mamange
9. Risman Mantuli
10. Ronald Musa
11. Sudarwin Jusuf Tompunu
12. Sultan Amrullah Dali
13. Zulkifli Polutu

Setelah formatur terbentuk, langsung dilanjutkan dengan musyawarah formatur. Dan dalam rapat tersebut, disepakatilah Sudarwin Jusuf Tompunu, SIP sebagai ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutannya, ketua terpilih menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua peserta musyawirin, yang telah melalui tahapan ini sebagaimana amanat anggaran dasar pemuda.

“Banyak tugas yang akan kita laksanakan kedepannya. Kita harus mampu menjabarkan konsep Almukaromah, sebagai wujud indentitas keislaman. Dan konsep Almunawarah, sebagai wujud pemerintahan serta hubungan sosial,” pungkas Awin sapaan akrabnya.

Sementara itu, Wasekjen Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Bambang Hermawan, menyampaikan kepada tim formatur agar mengakomodir kader pemuda-pemuda yang berpotensi untuk masuk dalam jajaran kepengurusan Pemuda Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Utara.

“Saya sampaikan kepada ketua terpilih, agar dapat mengakomodir kader-kader pemuda yang mempunyai kapasitas dan integritas untuk bersama-sama membangun organisasi,” tandas Bambang.