KOTAMOBAGU— Rehabilitasi sarana prasarana (Sarpras) pasar kuliner Kotamobagu yang berlokasi di eks bangunan RSUD Datoe Binangkang terus dipacu pekerjaannya.

Kepala Dinas Pedagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kotamobagu, Herman J. Aray, mengatakan progres pekerjaan sudah mulai memasuki tahap penyelesaian akhir.

“Saat ini kita tinggal menunggu penyambungan jaringan air bersih dan listrik. Untuk fisik bangunannya sendiri progresnya sudah mencapai 80an persen,” kata Aray, saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Aray, program rehabilitasi pasar kuliner ini merupakan salah satu langkah pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah bagi para pelaku usaha kuliner yang terdampak secara finansial akibat pembatasan sosial di masa pandemi Covid-19.

“Rencananya yang akan menempati lapak-lapak di pasar ini, prioritas bagi para pedagang pasar jajan yang sebelumnya berjualan di emperan pertokoan sepanjang jalan kartini,” ungkapnya.

Aray menambahkan, pihaknya juga telah mengadakan rapat dengan para pedagang yang akan menempati lapak terkait pengaturan penggunaan gerobak dagangan.

“Kemarin kami juga sudah melakukan rapat dengan para pedagang yang akan menempati lapak. Untuk tertata rapi, bentuk dan ukuran gerobak dagangan akan disamakan. Desain gerobaknya sudah kami buat dan akan segera dikirimkan ke pedagang yang akan menempati lapak,” imbuhnya.