KOTAMOBAGU – Kasubag Pemdes, Bagian Tata Pemerintahan Kotamobagu, Wiwie Sabunge, kembali menginformasikan jika 9 Desa yang akan memilih anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sudah siap melaksanakan agenda pemilihan.

Ia menjelaskan, anggota BPD yang telah terpilih maka tidak diperbolehkan menjadi calon anggota legislatif atau bekerja pada instansi pemerintah lainnya.

“Ini sesuai Permendagri Nomor 110 Tahun 2016 serta UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Dalam aturan tersebut Anggota BPD tidak boleh rangkap jabatan,” kata Wiwie Sabunge, Senin (02/11/2020).

Lanjutnya, jika ada ASN yang akan mencalonkan diri pada pemilihan anggota BPD, maka harus meminta izin serta rekomendasi dari Sekertaris Daerah.

“Bagi ASN yang ingin mencalonkan diri sebagai Anggota BPD wajib mendapatkan izin tertulis rekomendasi dan bersedia menandatangani surat pernyataan dari pejabat yang berwenang,” ujar Wiwie.