KOTAMOBAGU – Operasi Patuh Samrat 2020 telah berlangsung sejak tanggal 23 Juli dan akan berakhir pada tanggal 5 Agustus mendatang.

Kasat Lantas Polres Kotamobagu. AKP Novita Restika menyebut, sebanyak 8 sasaran prioritas pada pelaksanaan Operasi Patuh Samrat 2020.

“14 hari kegiatan Ops Patuh Samrat ini. 8 prioritas ini yakni, tidak menggunakan helm, boncengan lebih dari dua orang, melawan arus, tidak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan HP saat berkendara, menggunakan knalpot bising, serta membawa muatan over,” sebut Novita.

Lanjutnya, hingga kini pelanggaran yang berhasil dijaring Satlantas Polres Kotamobagu didominasi pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM dan menggunakan knalpot bising.

“Pelanggaran sebanyak 76, sementara teguran ada sekitar 100 lebih,” ujarnya.

Ia mengimbau, agar seluruh masyarakat pengendara agar tetap selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan.

“Mati kita menjadi pelopor berkendara yang baik serta selalu mentaati peraturan berlalu lintas,” imbaunya.