BAGIKAN

NASIONAL – Sebanyak 33 kasus positif Virus Corona (COVID-19) di Singapura belakangan diketahui ternyata ‘positif palsu’. Salah satunya kasus seorang pekerja layanan kesehatan yang bekerja di fasilitas perawatan komunitas Singapore Expo.

Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (11/5/2020), informasi ini diungkapkan Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) dalam pernyataan pada Minggu (10/5/20) waktu setempat.

“MOH secara rutin mengkaji tes laboratorium dan baru-baru ini menemukan bahwa 33 kasus dari (tes) laboratorium merupakan positif palsu, karena adanya masalah kalibrasi peralatan pada salah satu alat tesnya,” sebut MOH dalam pernyataannya.

Tes ulang terhadap kasus-kasus di Laboratorium Kesehatan Publik Nasional mengonfirmasi bahwa ini merupakan kasus-kasus negatif. “Tidak ada hasil negatif palsu yang ditemukan dari pengkajian kami,” demikian pernyataan MOH.

Ditambahkan MOH bahwa laboratorium menghentikan sementara seluruh tes dan berupaya menangani ‘isu kalibrasi’.

Seorang pasien pria berusia 43 tahun, yang disebut sebagai kasus 20844, merupakan salah satu kasus yang ditemukan ‘positif palsu’. MOH menyebut pria itu bekerja sebagai ahli radiografi di fasilitas perawatan komunitas untuk pasien Corona di Singapore Expo.

Pria yang diketahui tidak punya riwayat perjalanan ke luar negeri atau wilayah terdampak virus Corona ini, awalnya dikonfirmasi positif virus Corona pada 7 Mei dan dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Penular (NCID).

Dalam laporannya, MOH juga melaporkan dua tes Corona dengan hasil samar. Tes ulang dilakukan dan hasil akhirnya menyatakan negatif.

Sejauh ini, otoritas Singapura mengonfirmasi total 23.336 kasus virus Corona di wilayahnya, dengan 20 kematian. Otoritas Singapura baru saja melaporkan 425 pasien dipulangkan dari rumah sakit atau fasilitas isolasi usai dinyatakan sembuh. Total sudah ada 2.721 pasien virus Corona yang dinyatakan sembuh.

 

Sumber: Detik.com