BOLSEL – Meski diperhadapkan pada situasi sulit akibat pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat, hal itu tak menyurutkan langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) dalam membuat kebijakan yang pro rakyat.

Seketaris Daerah (Sekda) Marzanzius Arvan Ohy, SSTP mengatakan, pada APBD Tahun 2021, Pemkab Bolsel menganggarkan bantuan sosial bagi lanjut usia (Lansia) dan penyandang disabilitas.

“Untuk bantuan sosial bagi lansia masing-masing sebesar 3 juta rupiah dan bagi penyandang disabilitas sebesar 2,4 juta rupiah,” ujar Arvan, Selasa (01/12/2020).

Dia juga menjelaskan, meski Dana Alokasi Umum untuk tahun 2021 berkurang sebanyak 35 Miliar dibandingkan tahun 2020, Pemkab tetap fokus untuk kepentingan rakyat.

Disisi lain, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bolsel Nasrudin Gobel menerangkan, penerima bantuan adalah mereka yang tercatat dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

“Bantuan diberikan pertahun satu kali saja, untuk Lansia 200 orang dan 155 orang untuk penyandang disabilitas,” kata Nasrudin.