BAGIKAN

BOLSEL – Bencana seakan masih enggan untuk beranjak dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara. Belum hilang trauma akibat banjir bandang yang menghantam wilayah ini, beberapa hari terakhir, ancaman banjir masih terus menghantui warga terutama warga Desa Milangodaa Barat dan Pakuku Jaya, Kecamatan Tomini, yang mengalami kerusakan terparah bencana banjir dipertengahan tahun ini.

Betapa tidak, pasca banjir yang menghanyutkan puluhan rumah di wilayah tersebut beberapa pekan sebelumnya, dan belum genap seminggu timbunan penghubung jalan kedua desa yang notabene menjadi jalur trans sulawesi dirusak oleh air bah, kali ini rumah warga kembali dirusak oleh derasnya air sungai Milangodaa.

Senin (31/8/2020) sekira pukul 09.00 Wita, rumah milik keluarga Suwarno Hadju, warga Milangodaa Barat, bagian belakangnya rusak parah akibat dihantam derasnya air sungai. Hujan lebat sejak Minggu (30/8/2020) malam menyebabkan air sungai meluap dan merusakkan rumah Suwarno yang terletak dibantaran sungai Milangodaa ini.

Kejadian ini disampaikan oleh Camat Tomini, Abidin Patilima. Beruntung, kata Abidin, peristiwa ini tidak memakan korban jiwa.

Alhamdulillah, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, karena saat pagi hari kami telah umumkan kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di rumah,” ujarnya

Disisi lain ia mengimbau warga untuk selalu waspada dengan cuaca saat ini yang tidak lagi menentu.

Penulis: Nanda Saputra