BAGIKAN

BOLSEL – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi Wisata untuk masyarakat Bolsel. Pelatihan sejak Senin (25/11/2019) dan direncanakan sampai Rabu (27/11/2019), berlangsung di Sondana Beach  Resto, Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki.

Kegiatan dibuka oleh Assisten Bidang Perekonomian Setda Kabupaten Bolsel, Suja Alamri SPd.  

Loading...

Melalui sambutannya, Alamri menekankan pentingnya pengelolaan destinasi wisata sehingga mampu memberikan kesan yang baik bagi wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Prof Dr Bet El Silisna Lagarense, Guru Besar Pariwisata sekaligus Guru Besar pertama untuk Politeknik di Indonesia, dihadirkan untuk memberikan materi di kegiatan yang diikuti sebanyak 60 peserta.

Prof Bet dalam kesempatannya menyampaikan dukungan kepada Pemda atas penyelenggaraan pelatihan. Menurut dia, hal ini begitu penting dan harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.

“Pelatihan ini sangat penting ya, asalkan sustainable menuju Bolsel sebagai destinasi wisata yang unggul,handal dan lestari. Bolsel Tourism is Extraordinary Iconic and Special,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bolsel Wahyudin Kadullah SIP ME mengungkapkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan peningkatan sumber daya manusia industri pariwisata yang bertujuan menyiapkan tenaga-tenaga pengelola objek wisata yang profesional.

Kadullah juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa yang dengan BUMDes-nya telah melakukan inovasi-inovasi di bidang pariwisata. Kata dia, ini terbukti dengan bertambahnya objek wisata dalam dua tahun terakhir. Ia mengharapkan, upaya BUMDes mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Terima kasih kepada Pemdes dan BUMDes yang telah menciptakan inovasi-inovasi di industri pariwisata. Kegiatan ini tujuannya untuk memberikan pelatihan supaya pengelola ini mampu mengelola dan memiliki kreatifitas dalam upaya mempertahankan eksistensinya,” ujarnya. 

“Terima kasih juga untuk Prof Bet atas penyampaiannya terkait Bolsel Tourism Is Extraordinary Iconic and Special. Semoga ini bisa kami kembangkan sesuai arahan dan petunjuk bupati dan wakil bupati,” tambah dia.

Fadli Anwar, salah satu peserta asal Desa Luwoo, Kecamatan Posigadan mengaku senang dengan kegiatan ini. Dikatakannya, hal ini mampu menambah wawasan masyarakat terkait pariwisata, khususnya dalam pengembangan wisata di desa masing-masing.  

“Yang saya dapatkan dalam pelatihan ini bagaimana cara pengolaan destinasi wisata, cara menarik wistawan untuk datang ke tempat kami dengan cara mempromosikan di sosial media,  mengenalkan tempat spot diving. Saya senang dengan adanya kegiatan ini bisa membuat tambahan wawasan.” Ucapnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan beberapa pemateri, antaranya, Ketua STIEPAR Manado Dr Drevi Malalantang dan Staf Khusus Bupati Bidang Pariwisata, Reinhart Garang.

Penulis: Nanda Saputra