BAGIKAN

BOLSEL – Bencana banjir yang melanda Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, membuat beberapa warga kehilangan dokumen kependudukan penting semisal Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Menyikapi hal ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bolsel akan mengganti dokumen yang hanyut maupun yang terendam air. Disdukcapil akan melakukan Jemput Pola (Jempol) atau mendatangi langsung warga yang terdampak untuk melakukan perekaman.

“Untuk pendataannya diserahkan ke masing-masing kepala desa,” imbuh Kepala Disdukcapil Bolsel, Gunawan Otuh, Senin (31/8/2020).

Sementara itu, lanjut Otuh, untuk korban banjir yang sebelumnya telah memiliki KTP, tidak perlu lagi melakukan perekaman, Disdukcapil tinggal mencetaknya kembali.

“Karena data mereka sudah tersimpan di kantor, jadi tidak perlu lagi melakukan perekaman,” jelasnya.

Penulis: Nanda Saputra