BAGIKAN

BOLMONG – Setelah selesai menyalurkan bantuan sosial (Bansos) tahap III di Kecamatan Dumoga raya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), Jumat (10/07/2020) kembali menyerahkan bantuan pangan dan paket sembako bersama bantuan pertanian di 4 (empat) kecamatan. Masing-masing Kecamatan Lolayan, Passi Barat dan Passi Timur, serta Kecamatan Bilalang.

Bantuan tesebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bolmong terhadap masyarakat yang terdampak akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam penyaluran bansos tahap III ini, Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow didampingi oleh Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk.

Selain menyalurkan bantuan sosial tahap III, Bupati Yasti juga menyerahkan secara simbolis bantuan ketahanan pangan kepada petani, berupa bibit jagung, bibit padi, pupuk, serta bibit sayur.

Penyerahan bantuan secara simbolis ini, di mulai dari Desa Kopandakan II Kecamatan Lolayan, kemudian dilanjutkan di Desa Otam Kecamatan Passi Barat, selanjutnya di Tudu Aog Kecamatan Bilalang dan terakhir menyalurkan di Desa Pangian Barat Kecamatan Passi Timur.

Bupati Yasti menyampaikan, bahwa setiap penyaluran pemerintah selalu turun langsung untuk memastikan bantuan tersebut sampai kepada masyarakat yang berhak menerima.

“Kita ingin memastikan semua bantuan pemerintah baik yang dikucurkan oleh pemerintah pusat dalam bentuk bantuan sosial tunai, bantuan pemerintah Provinsi Sulut maupun Pemkab Bolmong itu diterima oleh masyarakat, serta tepat sasaran dan tidak kurang satupun,” ujar Yasti.

Bupati mengatakan, bantuan sosial di Kabupaten Bolmong adalah satu-satunya yang terbesar di Provinsi Sulut, bahkan di seluruh Indonesia. “Hanya Kabupaten Bolmong yang memberikan bantuan beras sebanyak 36 kg, di daerah lain beras yang diberikan paling tinggi 10 sampai 15 kg,” ungkap Yasti.

Untuk bantuan paket bahan pokok kata Yasti, terdiri dari gula pasir 4 kg, minyak goreng 2 kg, dan ikan kaleng 8 kaleng. Jika dihitung dalam nilai uang, hampir sama nilainya dengan bantuan sosial tunai.

Disamping itu, Pemkab Bolmong juga adalah daerah yang pertama kali menganggarkan bantuan sosial kepada masyarakat dimasa pandemi ini, selama sembilan Bulan, yaitu sampai dengan Bulan Desember, baik itu bantuan ketahanan pangan maupun bantuan sosial kepada masyarakat. “Kita yang terbesar dalam penganggaran bantuan, baik ketahanan pangan dan bantuan sosial lainnya,” pungkas Yasti.