BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow, Hj Yasti Soepredjo Mokoagow, Senin (09/11/2020) melakukan peletakkan batu pertama pembangunan pesantren Tahfiz Daarul Quran di jalan Bubak Desa Bungko. Peletakkan batu pertama pembangunan Pesantren yang bertaraf Nasional binaan ustadz kondang tanah air, Yusuf Mansur ini menjadi momentum bersejarah bagi Bolaang Mongondow Raya.

Dalam peletakkan batu pertama tersebut, selain Bupati Yasti, juga turut dilakukan oleh ustadz Yusuf Mansur, dan Walikota Kotamobagu, ibu Hj Tatong Bara. Yasti bersama keluarga dalam kesempatan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas terealisasinya niat untuk membangun pesantren. Dengan kehadiran pesantren ini dapat menambah keimanan dan ketaqwaan masyarakat Bolaang Mongondow Raya.

“Insya Allah kehadiran pesantren Daarul Quran Ayyastiyah, akan menambah iman dan taqwa kita semua. Terutama anak anak keturunan kita. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi saya dan keluarga, kepada Ustadz Yusuf Mansur yang telah tulus ikhlas menyambut niat kami membangun pesantren di BMR ini. Doa kami semua, semoga Allah SWT memberikan keberkahan kepada Ustadz, keluarga dan rombongan,” ucap Yasti.

Pada kesempatan itu juga, Yasti mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang tidak lain adalah Wali Kota Kotamobagu. Karena menurut Yasti, suksesnya peletakan batu pertama atas dukungan dan perhatian penuh dari Wali Kota dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu.

Lebih lanjut Yasti mengatakan, bahwa pesantren Tahfiz Quran yang ada di BMR ini adalah yang ke 41 di Indonesia. “Ini adalah yang ke 41, semoga atas izin Allah saya berharap dan selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT, dalam waktu tidak lama lagi Allah SWT memberikan rejeki kepada kita semua. Mohon doanya, agar supaya pembangunan pesantren ini bisa selesai tepat waktu dan manfaatnya kepada anak dan keturunan kita,” ungkap Yasti.

Sementara itu, ustadz Yusuf Mansur meminta kepada seluruh masyarakat Bolmong Raya untuk mendoakan agar pembangunan pesantren tersebut berjalan lancar.

“Dan nantinya insya Allah akan disaring 100 anak untuk menjadi santri pertama,” ujar Yusuf, saat saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H yang dipusatkan di samping Masjid Al-Muhajirin, Desa Mopuya Selatan Kecamatan Dumoga Utara.

Yusuf Mansur menjelaskan, nantinya para Santri di Pesantren itu, akan dikader hingga mendapat beasiswa ke jenjang S1. “Beasiswa S1-nya akan dikirim ke Mesir, Tunisia, Sudan, Britania, Australia. Insya Allah,” tuturnya.

Ustadz kondang ini juga mengucapkan terima kasih kepada hamba Allah yang telah bersedia mewakafkan tanahnya untuk dibangun pesantren.