BAGIKAN

BOLMONG – Kawasan Industri Mongondow (Kimong) menjadi salah satu program prioritas dari pemerintah pusat. Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow, saat di wawancarai pada kegiatan penyaluran Bansos tahap III di Desa Pusian, Kecamatan Dumoga, Kamis (09/07/2020), mengatakan, bahwa Kimong sudah masuk dalam blue book Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“Kawasan Industri Mongondow sudah semakin dekat. Kimong itu prioritas dan sudah masuk blue book Bappenas. Ada dua kawasan industri yang menjadi prioritas, pertama di Batang Provinsi Jawa Tengah, dan di bagian Indonesia Timur itu adalah Kimong,” ungkap Yasti.

Terkait regulasi kata Yasti, sejauh ini tidak ada kendala. Karena Kabupaten Bolaang Mongondow sudah melakukan perubahan tata ruang yang di sesuaikan dengan program pemerintah pusat.

“Regulasi selama ini baik-baik saja, kebetulan juga pemerintah Kabupaten Bolmong di tahun 2019 itu ada perubahan tata ruang yang memang sudah jadwalnya. Jadi bersamaaan memang dengan program pemerintah pusat, untuk menjadikan Bolmong sebagai kawasan industri,” jelas Yasti.

Diketahui, Kawasan Industri Mongondow diperkirakan akan menyerap kurang lebih 33.000 ribu tenaga kerja lokal. Kecamatan Lolak akan menjadi lokasi pembangunan ratusan pabrik. Bahkan nilai investasinya pun itu tidak tanggung tanggung. Ada kurang lebih 2000 an Investor yang akan masuk dengan nilai investasi ratusan triliun rupiah.