BOLMONG – Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow, memberikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang dalam kurun waktu 3 bulan ini terus berupaya untuk menuntaskan segala kekurangan yang mengganjal dalam pemberian opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Provinsi Sulawesi Utara.

Terutama persoalan aset yang pada tahun lalu menjadi alasan BPK tidak memberikan pendapat terhadap laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).

“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada teman teman pengurus barang muaupun penyimpan barang dan bendahara, yang dalam tiga bulan terakhir ini kerja lembur terus,” ujar Yasti, usai entry meeting bersama BPK diruang rapat, lantai II kantor Pemkab Bolmong, Selasa (12/2/2020).

Yasti berharap, semoga dengan kerja keras dari teman-teman semua pengurus barang maupun bendahara di masing-masing OPD ini, akan memperoleh hasil yang terbaik.

“Muda-mudahan, kita mendapatkan hasil yang terbaik. Tentu ini, ada apresiasi dari daerah kepada teman-teman yang siang malam kerja lembur untuk menuntaskan hasil laporan keuangan,” kata Yasti mengakhiri.

Terpisah, Kepala BKD, Rio A Lombone mengaku, bahwa Pemerintah Daerah memberikan apresiasi kepada pengurus barang Daerah. “Mereka sudah bekerja lembur tanpa di bayar lemburnya. Tentunya, kita memberikan apresiasi setinggi tingginya,” singkat Rio.

Diketahui, bahwa kurang lebih 3 bulan ini, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) secara bergantian melakukan penginputan data yang difasilitasi oleh Badan Keuangan Daerah (BKD). Dalam proses penginputan tersebut langsung dipantau serta diawasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Tahlis Gallang, bersama dengan kepala BKD, Rio Lombone, yang juga ditunjuk sebagai Plt kepala Inspektorat Daerah.