BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) besok, Senin (28/09) mulai menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) tahap IV bagi Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pandemi Covid-19.

Jadwal penyaluran Bansos tersebut, sebagaimana yang disampaikan oleh kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bolmong, I Nyoman Sukra, ketika dihubungi, Minggu (27/09/2020).

“Besok pagi mulai penyaluran, dimulai dari Desa Lobong Kecamatan Passi Barat. Kemudian siangnya di Desa Bangomolunow, Kecamatan Bolaang,” ujar Sukra.

Untuk penyaluran pertama ini kata I Nyoman Sukra, sesuai dengan jadwal adalah dua Kecamatan, yakni Kecamatan Passi Barat dan Kecamatan Bolaang. “Penyaluran langsung diserahkan oleh ibu Bupati, yang dipusatkan di balai desa,” kata dia.

Ia menambahkan untuk jadwal esok harinya, Selasa (29/09) akan dilanjutkan penyaluran di dua Kecamatan juga, yaitu Kecamatan Lolak dan Sangtombolang. “Hari Selasa, rencananya untuk pagi hari di Lolak. Lalu siangnya di Sangtombolang,” ungkapnya.

Diketahui, bahwa sebelumnya Pemkab Bolmong melakukan penyesuaian besaran bantuan mengikuti nilai Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diterapkan pemerintah pusat. Penyesuaian tersebut pun berdampak juga pada besaran bantuan bahan pangan yang ditangani oleh APBD Bolmong tahun 2020.

Pemkab Bolmong telah melakukan penataan anggaran dengan menyesuaikan bantuan yang diberikan pemerintah pusat sebesar Rp600.000 selama 9 bulan.

Awalnya, Pemkab Bolmong telah menata besaran bantuan bahan pangan ini menyesuaikan dengan pusat sebesar Rp600.000, seperti BLT dan BST. Itu dilakukan guna keadilan bagi seluruh penerima. Oleh karena itu penerima lainnya seperti BPNT di subsidi oleh Pemkab Bolmong, agar besarannya sama.

Tapi untuk tahap empat ini sudah berubah, dan telah di sesuaikan. Dengan perubahan besaran tersebut, maka berdampak juga pada anggaran yang difokuskan untuk bantuan pangan. Pemkab Bolmong pun berinisiatif untuk menambah jumlah penerima.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Sosial, ada 800 KK tambahan usulan desa-desa. Penambahan 800 KK ini adalah masyarakat tidak mampu yang belum terakomodir sama sekali bantuan. Nantinya, mereka akan diakomodir mulai dari penyaluran tahap empat hingga bulan Desember nanti.