BOLMONG – Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin 30 November 2020 mulai melakukan simulasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Bolmong, Renti Mokoginta, melalui Kabid Dikdas, Abdulrivai Mokoagow, menyampaikan, bahwa ada 68 SMP negeri maupun swasta telah melakukan simulasi pembelajaran tatap muka.

“Simulasi dilaksanakan selama 3 hari, yang ikut simulasi ini hanya kelas 9 SMP. Tujuannya adalah, untuk melihat kekurangan dalam KBM tatap muka ditengah covid-19. Sehingga kekurangan yang ada dapat diantisipasi dari sekarang,” kata Rivai.

Selain itu, simulasi pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan dalam rangka persiapan KBM yang akan dimulai pada Januari Tahun 2021, sebagaimana yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dalam simulasi ini lanjut Rivai, setiap sekolah menerapkan protokol kesehatan secara ketat, mulai dari mengatur jarak siswa, mengukur suhu badan, pengaturan ruangan maksimal 20 orang siswa, serta mencuci tangan dan memakai masker maupun face shield.

“Alhamdulillah latihan ini berjalan baik. Jika ada siswa yang suhu badannya sampai 38 derajat celsius, maka siswa tersebut tak boleh ikut simulasi KBM,” tutup Rivai.

Sebagai informasi, sesuai arahan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, pemerintah daerah sudah bisa membuka sekolah untuk kegiatan KBM secara tatap muka pada bulan Januari 2021, dengan melakukan berbagai persiapan. Terutama penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.