BAGIKAN

BOLMONG – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Renty Mokoginta, Jumat (7/2/2020) memberikan materi dalam acara seminar pendidikan yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Manado (Unima) di Aula SMK Yadika, Desa Kopandakan II.

Dalam seminar pendidikan tersebut, Renty memberikan materi dengan judul “Merdeka Belajar”. Pada kesempatan itu, Renty mengupas materi pokok-pokok kebijakan merdeka belajar yang diantaranya, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

Dimana, sesuai arahan kebijakan baru, kata Renty, tahun 2020 Ujian Nasional akan dilaksanakan untuk terkakhir kalinya. Karena tahun 2021, UN akan diubah menjadi assessmen kompetensi minimum dan survey karakter. Yang meliputi Literasi, yaitu kemampuan bernalar tentang dan menggunakan bahasa. Numerasi, yakni kemampuan bernalar menggunakan matematika. Serta Karakter, misalnya seperti pembelajar, gotong royong, kebhinekaan dan perundungan.

“Ini dilakukan pada siswa yang berada ditengah jenjang sekolah (misalnya, kelas 4,8,11). Sehingga mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran, dan tidak bisa digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya,” jelas Renty.

Terkait PPDB dengan sistem Zonasi, Renty memaparkan, bahwa pemerintah saat ini memberlakukan peraturan penerimaan peserta didik baru berdasarkan zonasi. Tujuannya, untuk memberikan akses yang berkualitas dan mewujudkan tripusat pendidikan (Sekolah, Keluarga, Masyarakat) dengan bersekolah dilingkungan tempat tinggal.

“Berdasarkan rancangan peraturan, pembagiannya adalah jalur zonasi minimal 80 persen, jalur prestasi maksimal 15 persen dan jalur perpindahan maksimal 5 persen,” terang Renty. Menurutnya, peraturan terkait PPDB kurang mengakomodir perbedaan situasi di daerah. Karena belum terimplementasi dengan lancar di semua daerah. Serta belum disertai dengan pemerataan jumlah guru.

Renty berharap, apa yang disampaikannya melalui seminar ini, dapat bermanfaat bagi para mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bolmong. Untuk dapat lebih memajukan mutu serta kualitas pendidikan di daerah. “Semoga materi singkat ini, dapat bermanfaat bagi adik-adik mahasiswa yang akan menjadi penerus dalam memajukan dunia pendidikan kita ke depannya,” pungkas Renty.