BOLMONG – Warga desa yang terdampak banjir bandang di Desa Domisil dan Desa Pangi Timur Kecamatan Sang Tombolang, masih sangat membutuhkan penanganan yang optimal pasca bencana.

Memasuki hari ke enam pasca terjadinya musibah itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah berupaya dengan maksimal.

Dari laporan tertulis yang di terima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolmong, dukungan alat berat yang tersedia masing-masing, 2 unit Exavator ditambah operator bantuan dari dunia Industri PT. JRBM dan 5 unit Exavator dari Pemkab Bolmong (Sewa).

Kepala BPBD Bolmong, Haris Dilapanga menyampaikan, bahwa alat berat yang sedang beroperasi saat ini untuk membersihkan material lumpur dan tumpukkan pohon kayu yang diakibatkan oleh banjir bandang merupakan upaya dari pemerintah daerah.

“Untuk alat berat yang sedang membersihkan lumpur dan melakukan normalisasi sungai itu milik pemda. Ada juga yang disewa,” kata Haris, Senin (09/03/2020).

Ia mengungkapkan, untuk memulihkan pasca bencana di dua desa tersebut, alat berat terus bekerja nonstop. Tetapi material lumpur dan pepohonan yang terbawa banjir di pemukiman warga, membutuhkan kerja ekstra untuk membersihkannya.

“Alat berat yang diterjunkan di Desa Domisil, untuk membersihkan matrial lumpur di pemukiman ada dua unit Exavator. Sedangkan di areal terbuka, BPBD mengerahkan satu unit alat berat besar. Untuk normalisasi sungai diperkirakan akan di usahakan selesai dalam dua sampai tiga hari kedepan,” jelasnya.

Sementara itu, armada pendukung lainnya untuk menunjang alat berat saat melakukan pembersihan material dilokasi bencana, berdasarkan laporan tertulis dari BPBD Bolmong adalah kendaraan dump truck masing-masing, 7 unit dump truck dari Pemkab Bolmong (Sewa) dan 2 unit dump truck bantuan dari Pemerintah Kota Kotamobagu.