BAGIKAN

BOLMONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong), menyambut baik kedatangan tim surveyor lembaga Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS), di RSUD Datoe Binangkang, Lolak, Selasa (17/12) siang tadi.
Tim yang berjumlah Empat orang itu, disambut oleh Wakil Bupati (wabup) Yanny R Tuuk, Kadis Kesehatan dr. Sahara Albugis, Direktur RSUD-DB dr. Erman Paputungan dan para tenaga medis Rumah Sakit tersebut. Direktur RSUD-DB dr. Erman Paputungan melalui Kabid Keperawatan Yusuf Daud mengatakan, kalau kunjungan dari tim akreditasi itu, untuk melakukan survey kegiatan RSUD-DB, mulai dari pelayanan kesehatan dan sebagainya. Dirinya mengungkapkan, tahun 2013 lalu, pihaknya juga pernah mengikuti program khusus akreditasi tersebut.

“Kini di Tahun 2019, dilakukan lagi akreditasi akhir SNARS edisi I oleh tim surveyor lembaga akreditas, yang akan berlangsung selama empat hari kedepan (17-20 desember). Untuk itu kami telah mempersiapkan segala sesuatunya,” ucap Yusuf, kepada sejumlah awak media. Dijelaskannya, akreditasi kali ini tak lain adalah untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit dalam upaya menjamin kesehatan masyarakat. Karena bila sertifikat akreditasi itu tidak diraih, maka akan berdampak besar pada pelayanan masyarakat, salah satunya pemutusan kerjasama dari pihak BPJS.

“Jadi ini merupakan tantangan bagi kami, apalagi kedepan 90 persen masyarakat akan memiliki kartu jaminan kesehatan. Jika tidak mendapat layanan BPJS, kemana masyarakat kurang mampu akan berobat,” tambahnya. Wabup Bolmong Yanny R Tuuk, saat memberikan sambutan menyampaikan, ucapan selamat datang sekaligus banyak terima kasih atas kunjungan tim akreditasi di Kabupaten Bolmong khususnya di RSUD-DB.

“Kita berharap semoga rumah sakit dapat meraih akreditasi. Saya juga mengapresiasi kepada para Dokter, perawat dan bidan atas dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat Bolmong khususnya dalam hal pelayanan kesehatan,” ucap Yanny, sembari menambahkan, Pemkab Bolmong mengucapkan selamat menyambut Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020. (Advertorial)