BAGIKAN

BOLMONG – Bantuan ketersedian pangan dan kebutuhan bahan pokok dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) bagi warga yang terdampak COVID-19, Rabu (6/5/2020) mulai di distribusikan.

Penyaluran bantuan yang terdiri dari 36 Kg beras, 2 liter minyak kelapa, 4 blek ikan kaleng, telur 30 butir, dan susu 5 kaleng itu, resmi dilepas oleh Bupati Yasti S Mokoagow yang turut didampingi oleh Wakil Bupati, Yanny R Tuuk, Ketua DPRD Bolmong, Welty Komaling, Kajari Kotamobagu, Sekretaris Daerah, Tahlis Gallang serta para Camat, di kompleks gudang jalan AKD, Kelurahan Mongkonai Barat.

Bupati Yasti dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial (Dinsos), yang sudah mempersiapkan bantuan tersebut sampai dengan pendistribusiannya. “Saya memberikan apresiasi kepada DKP dan Dinsos, yang sudah menyiapkan bantuan ini. Meskipun sedikit terlambat, akan tetapi pada bulan Mei ini ada dua kali penyaluran. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Bolmong yang terdampak pandemi COVID-19,” kata Yasti.

Bupati menegaskan kepada para Camat, agar mengawal bantuan ini serta memastikan bantauan sampai kepada warga yang berhak menerima. “Saya meminta kepada seluruh Camat, agar semua bantuan untuk penanganan dampak Covid-19 tersebut tepat sasaran dan sampai kepada penerima,” tegas Yasti.

Sementara itu, kepala DKP I Nyoman Sukra, mengatakan, bantuan dari Pemkab ini akan di distribusikan di 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bolmong. Proses penyalurannya langsung ke Kecamatan. “Bantuan kami distribusikan ke Kecamatan nanti selanjutnya Desa masing masing yang datang mengambil,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, bahwa ada 8.370 Kepala Keluarga (KK) yang akan menerima bantuan beras dari APBD Bolmong. Yaitu, mereka yang tidak tersentuh oleh dana APBN. Seperti tidak menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

“Berdasarkan data, dari 30.716 warga miskin di Bolmong. 11.236 kepala keluarga sudah menerima PKH dan 15.358 kepala keluarga adalah penerima BPNT. Untuk sisanya 4.122 KK akan menerima bantuan dari APBD Bolmong yang sudah disiapkan,” terangnya.

Sementara itu lanjut Sukra, ada 4.248 Kepala Keluarga yang masuk dalam data miskin baru. Jika dijumlahkan data sebelumnya yang berjumlah 4.122 KK dan data miskin baru, maka yang berhak menerima bantuan sebanyak 8.370 kepala keluarga. “Warga miskin baru disini adalah mereka yang jadi pengangguran akibat dirumahkan bahkan di PHK,” jelasnya.

Usai melepas kendaraan pengangkut bantuan beras dan paket sembako, Bupati Yasti kemudian menghadiri kegiatan gerakan menanam, yang dilaksanakan digedung Dinas Pertanian, Desa Lalow, Kecamatan Lolak, yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan guna mendukung ketahanan pangan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Dalam kegiatan itu, Bupati menyerahkan secara simbolis beberapa jenis bantuan sektor pertanian, perkebunan dan bantuan dari dinas perikanan kepada masyarakat yang hadir pada saat itu.

Adapun jenis bantuan tersebut yakni, dari Dinas Pertanian berupa benih padi sebanyak 211.800 Kg, pupuk organik atau POC 22.208 Liter, pupuk urea 700.000 Kg dan pupuk NPK 525.000 Kg. Dan bantuan dari Dinas Perkebunan berupa benih jagung bisi 18 sebanyak 200.000 Kg, pupuk cair ZPT 24.000 liter, bibit jagung manis 150 saset, dan pupuk kompos untuk 30 titik lokasi penanaman. Serta bantuan Dinas Perikanan untuk delapan kelompok pembudidaya ikan, berupa benih ikan nila sebanyak 200.000 ekor dan pakan ikan 4.000 Kg.

Bupati pada kesempatan itu, menyampaikan, bahwa Pemkab Bolmong merupakan salah satu Kabupaten di Sulawesi Utara (Sulut), bahkan di seluruh Kabupaten di Indonesia yang sejak awal telah memikirkan langkah-langkah yang jauh kedepan, dengan menyiapkan konsep ketahanan pangan.

“Pada tanggal 09 April 2020, Sekda Bolmong telah memimpin rapat refocusing anggaran APBD Pemkab Bolmong. Dimana dalam rapat tersebut telah di ambil kebijakan, selain menyiapkan kebutuhan bantuan sosial kepada masyarakat, pemkab Bolmong juga telah menganggarkan bantuan bibit Pertanian, perkebunan dan perikanan,” jelas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, masing-masing Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang, para pimpinan Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lolak, dan Kepala Desa serta beberapa perwakilan Masyarakat.

Advertorial