BAGIKAN

BOLMONG – Banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Sangtombolang pada 4 Maret 2020 lalu, mengakibatkan puluhan rumah warga rusak parah, serta menelan korban jiwa. Pasca terjadinya banjir serta tanah longsor tersebut, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow, terus memberikan perhatian serta bantuan pemulihan bencana.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut menerjang 3 (tiga) desa di Kecamatan Sangtombolang, masing-masing Desa Domisil, Desa Pangi Timur dan Desa Pangi. Ketiga desa tersebut merupakan desa yang paling parah dihantam banjir bandang.

Pasca bencana, Pemkab Bolmong mulai membangun rumah warga yang rusak berat akibat banjir bandang. Berdasarkan laporan tertulis dari BPBD Bolmong ada 34 kepala keluarga (KK) yang terdampak, dengan kategori kerusakan rumah hanyut dan rusak berat.

Dari data BPBD Bolmong, ada 34 unit rumah sederhana type 36 yang mulai dibangun oleh Pemkab Bolmong. Masing-masing 22 Unit Rumah di Desa Domisil dan 7 Unit Rumah di Desa Pangi Timur, serta 5 Unit Rumah di Desa Pangi.

Menurut kepala BPBD Bolmong, Syahril Mokoagow, bahwa pembangunan rumah bagi warga yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di 3 Desa tersebut merupakan bentuk perhatian dari pemerintah.

“Pembangunan Rumah Sederhana tersebut merupakan bentuk perhatian Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Bolmong, agar warga masyarakat yang saat ini masih mengungsi bisa secepatnya tinggal di rumah yang dibangun oleh Pemda Bolmong,” pungkasnya.